Wednesday, June 20, 2012

Mubarak Belum Meninggal, Tahrir Semakin Panas


Kabar Mubarak telah meninggal dibantah oleh pihak terdekat. Menurut salah satu sumber di lingkaran keluarga Mubarak samapai saat ini Mubarak masih hidup, memang tadi sempat kritis, namun setelah dilakukan perawatan intensif situasinya kembali normal. Sekarang Mubarak masih terbaring di salah satu rumah sakit di Kairo dan menggunakan alat pernapasan bantuan.

Pihak Dewan Militer pun membantah berita yang dikeluarkan oleh Pusat Berita Timur Tengah (ACA)yang menyebut Mubarak telah meninggal.Di dalam rilisnya, Kantor berita tersebut mengatakan bahwa Mubarak telah dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Militer di Maady setelah dievakuasi dari rumah tahanan Thurah, dikatakan oleh pihak rumah sakit bahwa jantung Mubarak sudah tidak berfungsi lagi. Tidak ada respon terhadap tindakan medis yang dilakukan tim dokter. Namun berita ini ditenggarai tidak memiliki bukti yang akurat. Mubarak hingga kini masih dirawat di rumah sakit tersebut, ruang VVIP 308 lantai tiga.

Farid Daib, Ketua Pengacara Mubarak menyebut bahwa kliennya kini sudah dapat diajak bicara, walaupun kondisi kesehatannya sempat mengkhawatirkan, dari laporan medis diketahui bahwa keadaan Mubarak semakin baik. Di pihak lain, beberapa aktivis pro revolusi menganggap bahwa kabar meninggalnya Mubarak hanya sebagai upaya pengalihan isu atas tindakan Dewan Militer yang sewenang wenang.

Sementara di depan Istana Negara, Pendukung Ahmad Syafiq masih terus melakukan pesta kemenangan. Sebagaimana diyakini oleh Pendukung dan Timses Ahmad Syafiq, calon unggulan mereka berhasil memenangi pemilu presiden Mesir 2012. Unggul atas Muhammad Mursi yang disokong Partai Kebebasan dan Keadilan. Timses Syafiq bahkan menuduh Mursi dan pendukungnya telah memanipulasi hasil pemilu. Syafiq sendiri dalam konferensi pers meminta agar pengumuman kemenangan dirinya secara resmi dapat diumumkan hari ini, rabu 20 Juni 2012

Secara umum, kondisi politik di Mesir semakin mengkhawatirkan. Di Tahrir Squere, jutaan masyarakat kembali berdemo. Mereka menolak mentah mentah Dekrit Dewan Militer terkait pembubaran parlemen, pembagian kekuasaan, mahkamah konstitusi dan tim amandemen undang undang. Demo kali ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh politik, selain anggota MPR yang sudah dibekukan, Hazim Abu Ismail, Calon presiden dari Partai An Nur yang merupakan sayap politik jamaah Salafiah yang digugurkan oleh Dewan Mileter pun tampak hadir. Di tengah orasinya, Hazim meneriakkan yel-yel, "Turunlah Dewan Militer.!"

Sementara itu, Di Tahrir, Tim Kesehatan melaporkan telah jatuh korban luka luka sebanyak 4 orang dari pendemo. Namun sampai berita ini diturunkan, belum ada korban yang dinyatakan meninggal.

Surat Kabar Syuruq juga memberitakan bahwa kabar ditangkapnya Khairat Syatir tidak benar. Syatir adalah calon presiden pertama yang diusung oleh Partai Kebebasan dan Keadilan namun gugur dengan alasan inkonstitusional. Syafiq ketika dikonfirmasi oleh CNN Mesir melalui jaringan telepon juga mengingatkan rakyat Mesir agar bersatu. Ia juga yakin bahwa Mursi telah memenangi pemilu presiden 2012.


Dari Berbagai sumber
Badan Takaful Aceh


No comments:

Item Reviewed: Mubarak Belum Meninggal, Tahrir Semakin Panas Rating: 5 Reviewed By: kmamesir