Saturday, February 28, 2015

Awali Hari Dengan Secangkir Teh


Oleh: Mahral Barmawi*
*Mahasiswa tingkat IV, Jurusan Tafsir Universitas Al-Azhar Kairo, Ketua Departemen Pendidikan KMA
Google Image


Terkadang di tengah kesibukan duniawi yang sangat padat, kita lupa mengerjakan hal-hal kecil untuk menunjang kegiatan sehari-hari yang bermanfaat bagi kesehatan. Di antaranya adalah minum the atau syai. Teh adalah minuman yang sangat populer di dunia juga memiliki rasa dan khasiat istimewa.
  • ·         Sejarah Tanaman Teh
Sejarah awal tanaman Camellia Sinesis ditemukan yang kemudian populer dengan kata tea, the, tee, te,teh, atau cha, chai, cay, tsa adalah legenda. Salah satunya cerita tentang Kaisar Shen Nung. Konon katanya,  minuman yang berasal dari daun pohon teh ini ditemukan secara tidak sengaja oleh kaisar Shen Nung beberapa abad sebelum Masehi.

Pada suatu hari, ketika Kaisar mendidihkan air, beberapa helai daun pohon yang menjuntai tertiup angin kemudian jatuh tepat ke pancinya. Sehingga terebuslah daun tersebut. 

Sang Kaisar ingin tahu dan memutuskan untuk mencicipi air tersebut. Saat dicicipi, Sang Kaisar terkejut dengan rasa pahit dan aroma sedap daun tersebut. Beliau meyakini bahwa minuman ini dapat menyehatkan dan menyembuhkan penyakit. Lalu ia pun memopulerkannya ke seluruh China. 

Sementara legenda dari India menghubungkan penemuan teh dengan biarawan Bodhidharma. Setelah bertapa selama tujuh tahun, beliau sangat letih. Dalam keadaan putus asa dia mengunyah beberapa daun yang tumbuh di sekitar tempatnya. Ternyata setelah dikunyah dia merasa segar kembali.

  • ·         Minuman Teh di Dunia
Teh adalah minuman semua kalangan mudah diproses dan relatif murah. Beberapa negara di belahan dunia bahkan menjadikannya sebagai minuman “wajib” sebelum beraktivitas atau saat bersantai. Sepeti Turki, Irlandia, Inggris, Amerika Serikat, Mesir dan Indonesia. 

Setiap warga Turki mengonsumsi teh hampir 7 kilogram setiap tahun. Orang Irlandia 2,17 kg setiap tahun, orang Inggris 1,94 kg setiap tahun, orang Amerika 0,22 kg setiap tahun, orang Mesir 1,0 kg setiap tahun dan orang Indonesia 0,48 kg setiap tahun.

Nah, meski beberapa warga negara di atas sering mengonsumsi teh, namun teh tersebut kadang tidak diproduksi secara besar-besaran di negara mereka. Negara nomor satu yang membudidayakan tanaman teh adalah China.

Sebanyak 1.600.000 ton teh diproduksi per tahun di China. Kemudian India 1.000.000 ton per tahun, Kenya 300.000, Sri Lanka 270.000. ton, Turki 250.000 ton. Diikuti Vietnam 230.00 ton per tahun, dan Iran 200.00 ton (JituNews.com).

  • ·         Berbagai Jenis Teh
Teh memiliki ragam variasi dengan cita rasa yang berbeda berdasarkan tingkat oksidasi yang berbeda pula. Oksidasi adalah proses terjadinya reaksi antara molekul oksigen dengan molekul yang ada pada benda. Di antara jenis teh adalah sebagai berikut: 

1.Teh Putih: Teh ini tidak mengalami proses oksidasi. Proses pengeringan dan penguapan juga dilakukan dengan sangat singkat. Dibandingkan jenis lain, teh ini diproduksi dalam jumlah yang sedikit sehingga harganya tergolong mahal. Teh ini jarang ditemui di luar Cina. Terkenal dengan kualitasnya karena diambil dari pucuk teh terbaik.

2.Teh Hitam: Teh ini mengalami fermentasi paling lama dibandingkan teh lainnya, antara 2 minggu hingga 1 bulan. Hal ini membuat warnanya sangat pekat dan aromanya begitu kuat. Teh ini paling banyak dikonsumsi masyarakat dunia terutama Inggris.

3. Teh Hijau: Tidak mengalami proses oksidasi, namun melewati pengeringan dan penguapan yang lebih lama dibanding teh putih. Biasanya mulai diolah setelah dipanen satu atau dua hari kemudian.

4. Teh Kuning: Proses pengolahannya tidak jauh berbeda dengan teh hijau dan bernilai sebagai teh bermutu tinggi.

5. Teh Oolong: teh ini tidak menjalani proses oksidasi hingga tuntas karena segera dihentikan di pertengahan jalan.

  • ·         Manfaat dan Efek Samping Teh
Manfaat teh berbeda satu sama lain, tergantung tingkat oksidasinya. Teh putih mengandung kafein yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas dan berperan sebagai antioksidan. Sementara teh hitam, berguna untuk meningkatkan konsentrasi sekaligus mencegah kantuk.
Teh hijau memiliki katekin, tapi kadarnya lebih tinggi dibandingkan teh putih. Fungsinya antara lain untuk menurunkan kadar kolesterol jahat, menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah kanker, hingga menghaluskan kulit. 

Teh Oolong juga menyimpan banyak manfaat. Di antaranya mengobati sakit kepala, mengontrol kolesterol, menurunkan kadar gula, serta membantu kinerja pencernaan. 

Selain manfaat di atas, secara umum teh memiliki keistimewaan lainnya. Seperti  menurunkan risiko penyakit hati, membantu tubuh melawan berbagai virus, menyehatkan gusi, mencegah sesak nafas, dan mengurangi stres.  

Di samping itu, teh bisa melindungi lever, mencegah keracunan makanan, memperlambat penuaan, hingga membantu menghalangi penyebaran virus HIV. Tapi selain bermanfaat, ternyata teh juga dapat menimbulkan penyakit. Ah masa iya?

Setiap yang berlebihan mendatangkan mudarat. Itulah kata yang pantas untuk pencinta minuman segar ini. Secara alami, tumbuhan ini tidak mengandung efek negatif bagi kesehatan sedikit pun. Justru para konsumen dan tea lover-lah yang harus mengontrol hawa nafsu mereka. Secara medis, mengonsumsi teh dalam jumlah berlebihan dapat menjadikan tulang tidak elastis (terlalu keras) dan membuat gigi rapuh. 

Seorang wanita di Detroit, Amerika Serikat, menderita nyeri kronik pada tulang bagian panggul, tangan, dan kakinya. Awalnya ia hanya menduga  itu adalah penyakit kanker, tetapi setelah diperiksa dokter hasilnya menunjukkan bahwa nyeri itu disebabkan karena asupan teh yang berlebihan. 

Setiap hari wanita tersebut minum satu poci teh yang dibuat dari 100-500 kantong teh celup. Akibatnya, kadar Floride dalam darahnya sangat tinggi sehingga ia mengalami gejala tulang terlalu padat dan gigi rapuh. 

Dalam Islam, Allah mengajari hambanya untuk menjauhi sifat berlebih-lebihan karena itu adalah salah satu dari sifat setan (yang mengajak kepada kemudharatan). Allah berfirman:
 (( إن المبذرين كانو إخوان الشياطين وكان الشيطان لربه كفورا)) س: الإسراء :27
  (( يابني أدم خذوا زينتكم عند كل مسجد وكلوا واشربوا ولا تسرفوا إنه لا يحب المسرفين)) س: الأعراف : 31

Mari awali hari dengan secangkir teh, diiringi dengan lantunan kalam Ilahi di pagi hari. Semoga hari ini lebih berarti, bersinergi dan ukir prestasi.
Disarikan dari berbagai sumber.
 

No comments:

Item Reviewed: Awali Hari Dengan Secangkir Teh Rating: 5 Reviewed By: kmamesir