Thursday, February 5, 2015

Mahasiswa Ideal

Sumber Gambar Google
Oleh: Muhajir Sanusi*

Kata Mahasiswa dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan dengan orang yang belajar di sebuah perguruan tinggi. Ya, itulah maknanya. Karena kata Mahasiswa itu sendiri terbentuk dari dua kosa kata, Maha yang berarti tinggi dan siswa berarti pencari ilmu.

Akan tetapi label mahasiswa tidaklah sebatas makna bahasa itu saja. Disadari atau tidak mahasiswa mempunyai posisi yang sangat penting di tengah-tengah masyarakat. Mahasiswalah yang akan memikul amanah dalam membangun masyarakat berbudi dan berakhlak sesuai tuntunan agama. Dan harus diakui bahwa kitalah mahasiswa itu.

Sedangkan Ideal, sekilas tak lebih dari sebuah istilah yang bila disandingkan dengan kata lain, akan mempunyai makna yang hampir selalu menjadi impian setiap orang.  Umpama tubuh ideal, hidup ideal ataupun Istri serta suami ideal. Dalam konsep hidup, ideal telah dijadikan neraca untuk menimbang suatu hal yang sangat sesuai dengan cita-cita dan keinginan. Begitu juga halnya, ketika kata ideal disandingkan dengan mahasiswa. Maka bisa diartikan bahwa mahasiswa ideal adalah mahasiswa impian dan harapan semua orang.

Seorang mahasiswa ideal pasti memiliki aktivitas ideal. Aktivitas paling ideal bagi seorang mahasiswa itu tentunya adalah belajar. Oleh karena itu, perlu kita tingkatkan kualitas belajar untuk menjadi mahasiswa yang pantas digelar ideal.

Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang sering dilakukan mahasiswa ideal , dari sini kita bisa berkaca, sudah cukup idealkah kita, atau masih perlu banyak perubahan demi menjadi impian dan harapan semua orang.

1. Selalu memperbaiki niat 
Niat adalah pangkal setiap amal. Islam telah mengajarkan bahwa amal ibadah apapun yang kita lakukan akan bernilai nihil jika tidak dimulai dengan niat yang bagus.  Aktivitas harian pun bisa bernilai amal ibadah jika diniatkan untuk meraih rida Allah.

Disamping akan bernilai ibadah, niat juga membuat usaha mudah tercapai serta dapat menumbuhkan sifat ikhlas dalam hati. Misalkan niat belajar agama agar bisa beramal dengan sempurna, ataupun supaya bisa mengajarkannya pada orang lain. Niat berolahraga supaya badan sehat, sehingga selalu semangat dalam ibadah. Aktivitas-aktivitas yang dasarnya bersifat ‘adah akan bernilai ibadah dengan niat.

2. Menghargai Waktu 
Sejak dahulu Islam telah mengajarkan kita untuk menghargai waktu, bahkan sebelum kita lahir ke muka bumi. Allah SWT. mewajibkan salat lima waktu karena banyak fadhilah di dalamnya, salah satunya adalah untuk membuat kita mudah menghargai waktu.

Begitu juga puasa Ramadan yang hanya diwajibkan dibulannya, tidak pada bulan lain. Ibadah haji dan semua ibadah-ibadah lain, telah Allah tentukan waktunya dan disesuaikan dengan fitrah manusia, sehingga tidak terasa memberatkan. Semua itu mengajarkan kita untuk bisa berpikir bahwa setiap waktu penting dan perlu dijadwalkan, sebagai bentuk penghargaan terhadap waktu, sehingga aktivitas bisa berjalan dengan semestinya.

3. Memanfaatkan momentum 
Syarat agar seseorang memperoleh aktivitas ideal juga sangat bergantung pada seberapa lihai dalam memanfaatkan kesempatan. Misalnya kita yang sedang memperdalam ilmu pengetahuan, akan sangat mudah memperoleh hasil maksimal bila dilakukan pada waktu masih bujang dan dalam masa perantauan. Ketika kita sudah menikah, maka kesempatan belajar akan berkurang. Begitu juga kalau kita sudah terjun ke masyarakat, kesempatan belajar seperti sekarang akan selalu dirindukan.

Waktu muda seperti sekarang inilah kita harus tingkatkan motivasi dan semangat belajar. Bersungguh-sungguh selagi masih punya momentum. Kesempatan seperti ini akan cepat berlalu tanpa kita sadari. Dilain sisi kita juga dihadapkan dengan sebuah realita pasti, bahwa umur kita sudah tidak muda lagi dan waktu belajar sudah berkurang, kalau bukan sekarang kapan lagi. 
4. Memperbaiki hubungan dengan Sang Khaliq 
Segala kesuksesan itu ada ditangan Allah. Kita sebagai hamba hanya wajib ber-mujahadah atau berusaha sekuat tenaga sebelum menyerahkan hasil akhir pada keputusan Allah. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita selalu memperbaiki hubungan kita dengan sang pencipta. Dan selalu berdoa agar hari-hari kita berjalan sesuai rida-Nya. Istilahnya, carilah dulu keidealan di mata Allah sebelum menjadi ideal dimata manusia.

Inilah beberapa hal utama yang sering dilakukan mahasiswa ideal untuk meraih hasil maksimal dalam hidupnya.

Profil seorang mahasiswa ideal adalah insan yang ramah, tetapi bukan lemah. Serius, tetapi familiar dan tidak kaku. Perhitungan, tetapi bukan pelit. Disiplin, tetapi pengertian, mendidik dan mengayomi. Kreatif dan enerjik, tetapi hanya dalam kebaikan. Selalu memikirkan prestasi, tetapi bukan hanya untuk dirinya sendiri.

Kesenangannya adalah meminta maaf dan memberi bantuan. Kepandaiannya adalah dalam rangka mengakui karunia Allah dan menghargai jasa atau prestasi orang lain.

*Mahasiswa tingkat IV, Fak. Syariah Islamiah, Univ. Al-Azhar, Kairo

*Tulisan ini sudah dimuat di Buletin el Asyi , Rubrik Serba-serbi, Edisi 120.



No comments:

Item Reviewed: Mahasiswa Ideal Rating: 5 Reviewed By: Unknown