Wednesday, July 22, 2020

Departemen Litbang Kembali Adakan Diskusi Zawiyah di Musim Panas

Forum akjian Zawiyah cabang Mathariyah. (Dok. Pribadi)


Kmamesir.org. (22/07/2020).
Departemen Penelitian dan Pengembangan (LITBANG) KMA Selasa (20/7) pukul 15.05 waktu Kairo, kembali mengadakan forum diskusi Zawiyah setelah sempat terbungkam oleh beberapa keadaan mendesak. Zawiyah kali ini sedikit berbeda, diskusi yang biasanya diadakan di Balai Aceh (tempat pengajian khusus masyarakat Aceh di Mesir) kali ini diadakan di Rumah Matariyah; salah satu rumah yang menjadi titik besar perkumpulan warga Aceh di Mesir. 

Forum Zawiyah kali ini, mengusung tema: "Benarkah Adam Manusia pertama; Perspektif Al Quran, Hadis dan Kajian Antropologi". Pembahasan ini berangkat dari salah satu artikel yang ditulis oleh seorang ilmuwan bernama Jurnalis Udin dalam buku "Mukjizat Al-Quran dan Hadis Tentang IPTEK" tentang tafsiran beberapa ayat Al-Quran yang searah dengan teori evolusi. Meskipun pembahasan homonoid dalam teori evolusi dan Nabi Adam As. sebagai manusia pertama ini dianggap kajian normatif (sudah dipercaya berdasarkan norma kemasyarakatan). Namun, kajian ini sangat cocok dijadikan bahan diskusi, karena baik mereka yang mendukung teori evolusi maupun yang kontra dengan itu, semuanya pernah mendapatkan pertentangan dari berbagai kalangan. 

Kali ini diskusi Zawiyah dipimpin langsung oleh koordinator bidang Penelitian dan Pengembangan KMA, Muhammad Mutawalli Taqiyuddin serta dimoderatori oleh Muhammad Haikal Khaled. Dalam kesempatannya membuka forum ini, beliau menyampaikan bahwa Zawiyah yang diadakan ini cocok dilakukan oleh berbagi kalangan dengan syarat sesuai dengan kapasitas ilmu yang mereka dapatkan. Forum ini juga sebagai pembelajaran dalam penulisan makalah dan karya ilmiah secara sistematis khususnya setelah diadakannya diskusi serta pengembangan wawasan dan literasi mahasiswa Aceh di Mesir. Tak hanya itu, beliau juga berharap diskusi serupa dengan berbagai tema ini bisa dilaksanakan di berbagai titik perkumpulan Mahasiswa Aceh Mesir dan terus berkelanjutan ke depannya. 

Diskusi berlangsung menarik, para peserta pun tampak antusias menanggapi pemaparan tersebut. Beberapa ada yang bertanya, mengkritisi hingga menyanggah langsung argumen kelompok yang dipaparkan dalam artikel yang berjudul “Teori Evolusi, Sesuai atau Bertentangan Dengan Al Quran dan Hadis” tersebut. Sebagai penyokong diharapkan, setelah selesai forum, semua peserta bisa mencari jawaban bersama terhadap pertanyaan yang belum terjawab dalam forum diskusi hingga bisa mengambil kesimpulan dan menyusun sebuah modul yang utuh. 

Diskusi berakhir tepat saat azan Maghrib berkumandang, para pesertapun mengakhirinya dengan shalat berjamaah dan zikir bersama.



Annas Muttaqin 
Badan Takaful Aceh


No comments:

Item Reviewed: Departemen Litbang Kembali Adakan Diskusi Zawiyah di Musim Panas Rating: 5 Reviewed By: kmamesir