Sumatera Cup Kembali Digelar, Pertandingan Hari Pertama Berjalan Lancar.

(Dok.Pribadi)
Sumatera Cup kembali digelar pada tanggal 9 April 2026. Sumatera Cup yang ke-21 digelar bertempat di Wafa El-Amal Stadium, Nasr City, Kairo. Pembukaan acara tersebut berlangsung secara lancar dan turut dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Arab Mesir, Kuncoro Giri Waseso, serta atase dan petinggi KBRI Mesir lainnya. Turut hadir juga Presiden PPMI Mesir periode 2025–2026, Glenn Sofyan Assyauri Lubis, serta beberapa gubernur Sumatera dari masing-masing kekeluargaan, juga suporter dari masing-masing klub yang bertanding pada matchday pertama.

Pembukaan Sumatera Cup tahun ini mengangkat motto “Bermain dengan Hati, Sumatera Harga Mati”. Acara dibuka oleh MC yang diawali dengan sambutan Ketua Panitia Sumatera Cup ke-XXI, Abkarul Aufa, yang menyampaikan terima kasih atas usaha dan semangat panitia meskipun mengalami perubahan venue yang direncanakan di awal di Katameyya, namun mengalami perubahan karena pihak pemilik lapangan mengubah kesepakatan secara sepihak. Pada akhirnya, pembukaan berhasil dilaksanakan di Wafa El-Amal Stadium. Ia juga mengatakan bahwa meski ada pihak di Katameyya yang sulit berkoordinasi dengan panitia, terdapat pula pihak lain yang sangat membantu dalam menyukseskan acara tersebut dan ala kulli hal pembukaan Sumatera Cup kali ini berhasil dilaksanakan.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Arab Mesir, Kuncoro Giri Waseso, juga menyampaikan sambutannya yang membahas pentingnya ajang ini sebagai sarana mempererat silaturahmi dan ukhuwah antar sesama forum Sumatera. “Kompetisi itu penting untuk mengasah keterampilan kita, akan tetapi silaturahmi dan ukhuwah harus tetap dijaga,” ujarnya dalam sambutan tersebut. Kemudian pembukaan dilanjutkan secara seremonial dengan tendangan penalti dari titik putih yang dilakukan oleh Kuncoro Giri Waseso, didampingi ketua panitia dan para gubernur forum Sumatera.

Dengan selesainya tendangan penalti secara seremonial, acara pembukaan pun ditutup dengan doa dan diakhiri dengan penampilan spesial didong Gayo, tari guel, dan tari saman Gayo yang dibawakan oleh anggota Sanggar Aneuk Nanggroe.

Selesai acara grand opening Sumatera Cup, panas siang Mesir tidak menurunkan semangat panitia, pemain yang akan bertanding, serta suporter masing-masing tim. Matchday pertama pun dimulai dengan pertandingan antara Iskandar Muda FC melawan Toba FC. Pertandingan berjalan sangat seru, aksi saling balas gol sempat terjadi antara kedua tim. Toba memimpin dengan gol pertama yang dicetak oleh Aulia pada menit ke-23, dan skor bertahan hingga babak pertama selesai. Namun, setelah jeda istirahat, Iskandar Muda membalas dengan dua gol, satu dari Aditya pada menit ke-35 melalui tendangan penalti akibat pelanggaran pemain Toba, dan satu gol lagi dari Danda pada menit ke-51. Toba tidak ingin pertandingan berakhir demikian dan kembali membalas dengan tiga gol yang dicetak oleh Fatwa pada menit ke-60, Mustafa pada menit ke-60, dan gol terakhir dari Fauzan pada menit ke-60+5. Pertandingan pun selesai dengan skor 2-4 yang dimenangi oleh Toba FC.

Baca juga: H-1 Pembukaan Event Sumatera Cup 2026, Berikut Update Kesiapan KMA Mesir Selaku Tuan Rumah

Pertandingan kedua yang mempertemukan Laskar Siginjai FC dan Minang Saiyo FC juga mempertontonkan pertandingan yang sengit. Satu gol dari masing-masing tim membuat pertandingan berakhir imbang. Laskar Siginjai memimpin melalui gol Anes pada menit ke-10, kemudian dibalas oleh Rafli dari Minang Saiyo pada menit ke-30. Tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan, yang menandakan pertandingan selesai dengan skor imbang 1-1.

Memasuki sore hari, semangat panitia, suporter yang hadir, serta pemain masih tetap terjaga. Pertandingan ketiga pada hari pertama Sumatera Cup ini dimainkan oleh Lancang Kuning FC melawan Saburai FC yang tidak kalah sengit seperti pertandingan sebelumnya dan dimenangkan oleh Lancang Kuning dengan skor tipis 2-1. Pertandingan diawali dengan gol Habib pada menit ke-13, kemudian setelah jeda babak pertama ditambah oleh Ramelza pada menit ke-42. Saburai memperkecil ketertinggalan pada menit ke-47 oleh Tajuddin setelah umpan terobosan pemain Saburai gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Lancang Kuning, sehingga bola jatuh ke kaki Tajuddin dan berhasil diselesaikan dengan tenang. Skor 2-1 bertahan hingga akhir babak kedua dan pertandingan dimenangkan oleh Lancang Kuning FC.

Selesainya pertandingan ketiga ini menandai berakhirnya rangkaian pertandingan pada matchday pertama. Sampai bertemu kembali di matchday selanjutnya.


Reporter: Humam Habibie

Editor: Wahyu Hidayatullah 


Posting Komentar

Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir
To Top