Pelantikan Pengurus Baru, Samadiah, Hingga Tasyakuran Temus KMA 2025

(Sumber. Dok. Panitia)

Kmamesir.org (13/08/2026) Keluarga Mahasiswa Aceh Mesir kembali menggelar acara tahunannya, pelantikan pengurus pada Selasa (12/08) Setelah resmi terpilih bulan lalu, Tgk. Amrul Faizal Anwar resmi dilantik sebagai nahkoda baru Keluarga Mahasiswa Aceh Mesir masa khidmah 2026/2027.

Bersama dengan 149 anggotanya, yang terdiri dari beberapa departemen, Meuligoe KMA Mesir jadi saksi atas tekad baru yang lahir atas dasar keikhlasan, beberapa kemampuan yang tak sabar untuk dikembangkan, ukiran sejarah yang akan diabadikan. Proses sumpah dewan pengurus menjadi bukti akan kuatnya tekad yang mereka punya.

Tak lupa pula, proses peusijuek juga menjadi simbolis atas resminya pelantikan tersebut, dengan harapan semoga keberkahan dan keselamatan selalu mengiringi di setiap langkah mereka.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan samadiah kepada mendiang Prof. Dr. H. Bachtiar Aly, M.A. Beliau adalah duta RI untuk Mesir tahun 2002-2005 asal Aceh, serangkaian acara yang diadakan pun dilaksanakan di tempat yang beliau resmikan silam. Samadiah juga ditujukan kepada beberapa ahli keluarga dari saudara dan saudari kita yang baru saja berpulang ke rahmatullah, semoga Allah menempatkan mereka di sisi terbaik-Nya. Samadiah ditutup dengan doa, yang dipimpin langsung oleh Tgk. Arieq Asy-Syakur.


Kemudian dilanjutkan ke sesi tasyakuran para tenaga musiman haji, atau yang lebih kita kenal dengan Temus. Sesi ini dibuka dengan bincang santai dari 4 Temus itu sendiri, dimulai dari temus termuda dari KMA yaitu Tgk. Maulana Ainul yaqin, dilanjutkan oleh Ketua KMA masa bakti 2024/2025, Tgk. Akhbar Rivaldy. Syahdan Mikrofon beralih ke Tgk. Muhammad Rizki dan berhenti di Tgk. Ahlaz Zikri. Masing-masing temus menceritakan berbagai pengalaman selama mereka mengabdi di tanah suci. Mulai dari jamaah yang ketinggalan mobil jemputan atau bahkan membuat hal aneh, supaya dipindah tugaskan.

Selanjutnya acara berpindah ke sesi pemberian cinderamata oleh temus untuk KMA Mesir dan juga sejumlah uang untuk BTA (badan takaful Aceh) Mesir. Acara tasyakuran kali ini tentu saja ditutup dengan makan bersama, dengan masakan khas Aceh, yang kaya akan berbagai bumbu dan rempah, namun tersaji dalam satu rasa, yaitu rasa cinta.

Reporter: Saiful Munawar
Editor: Thariq Faiz

Posting Komentar

Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir
To Top