Khataman As-Syifa: di antara Takbir yang Menggema dan Rindu yang Terpendam Lama

(Sumber: Dok. Pribadi)

Kmamesir.org (23/3/2026) Kamis (19/3) di tengah lantunan takbir yang menggema, Sahah Aceh kembali melaksanakan kegiatan khataman. Kali ini kitab yang dikaji ialah as-Syifa bi Ta’rif Huquq al-Musthafa. Sebuah karya hebat yang ditulis oleh ulama besar asal Maghrib, Abu al-Fadhl ‘Iyadh bin Musa al-Yahsubi, atau lebih dikenal dengan "al-Qadhi ‘Iyadh".

Kajian yang berlangsung selama bulan Ramadhan di Sahah Aceh ini disyarah langsung oleh Syekh Ayyub al-Jazairy. Kitab yang diperkirakan ditulis di awal abad ke-6 Hijriah ini, secara umum membahas tentang kemuliaan, keistimewaan, mukjizat, hingga hukum menghina dan merendahkan Nabi Muhammad saw.

As-Syifa mempunyai arti penyembuh. Seperti namanya, semoga kitab ini juga bisa menjadi penyembuh rindu kita kepada Rasulullah, melalui pengenalan akan sifat-sifatnya, baik secara fisik maupun akhlak, serta dengan mengikutinya.

“Cinta sejati kepada Rasulullah Saw bukan hanya ucapan, akan tetapi mengikuti beliau dalam setiap keadaan”.


Tidak hanya Indonesia, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh murid Syekh Ayyub dari berbagai negara, seperti Aljazair dan Sudan, baik secara luring maupun daring. Khataman berlangsung secara khidmat. Saat paragraf terakhir kitab dibacakan, senyum bahagia merekah di bibir-bibir peserta. Bagaimana tidak? Kitab yang mempunyai 800-an halaman berhasil mereka kaji dan khatamkan dalam satu bulan penuh, terlebih lagi di bulan yang suci dan penuh keberkahan.

Terakhir, acara khataman ditutup dengan doa, foto bersama, dan berburu tanda tangan. Semoga lingkungan yang hangat dan peduli akan ilmu ini terus terjaga sampai kapan pun, dan memberi dampak yang baik terutama untuk Keluarga Mahasiswa Aceh dan juga khayalak umum. Amin allahumma amin.

Reporter: Saiful Munawar
Editor: Thariq Faiz

Posting Komentar

Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir
To Top