Terjang Badai Pasir, Putra Gayo Lues Berhasil Raih Predikat Mumtaz di Universitas Al-Azhar Kairo

(Sumber: Dok. Pribadi)
Kmamesir.org (04/4/2026) Berita bahagia kembali menyapa warga Aceh, Tgk. Mustapa Ahmad, Lc., Dipl. Mahasiswa pascasarjana asal Gayo Lues, sukses menyelesaikan pendidikan magisternya di Universitas Al-Azhar setelah melaksanakan sidang munaqasyah tesis pada Kamis (2/4) pukul 12.00 waktu setempat (CLT) di Auditorium Muhammad Fuad Muhammad An-Nadi, Fakultas Syariah wal Qanun, Universitas Al-Azhar, Kairo. Tesis dalam bidang mawaris ini berhasil mendapat predikat Mumtaz (cum laude).

Tesis yang beliau kerjakan berjudul:

Studi Filologis Manuskrip Kitab Fikih: "Al-Anwar Al-Bahiyah fi Syarh Al-Faraid Al-Usynuhiyyah" Karya Imam Muhammad bin Muhammad bin Zanki Ishamuddin Shadruddin Abi Abdillah Al-Isfarayini Al-Iraqi (747 H) dari Bab Warisan Khanatsa hingga Akhir Kitab.

Meskipun badai pasir sedang memenuhi seluruh penjuru Kairo, sidang munaqasyah tetap dihadiri warga Indonesia yang ada di Mesir, khususnya mahasiswa Aceh. Majelis yang berlangsung selama tiga jam ini diuji oleh beberapa Duktur, yaitu: Prof. Dr. Athiyah Abdul Maujud Lasyin sebagai pembimbing utama, Prof. Dr. As Sayyid Ahmad Abdullah Mansur sebagai penguji eksternal, dan Prof. Dr. Muhammad Muhammad Ahmad Abu Sayyid Ahmad sebagai penguji internal.

Tgk. Mustapa menyampaikan “12 tahun menetap di Mesir, mengitari tiang-tiang Masjid Al-Azhar dan duduk di hadapan para masyayikh mengajarkan saya bahwa ilmu bukan sekadar deretan teks dalam kitab gundul. Al-Azhar adalah madrasah kehidupan. Di sini, saya belajar tentang wasathiyah (moderat)—bagaimana beragama dengan teguh namun tetap luas dalam memandang perbedaan. Mesir dengan segala dinamikanya adalah laboratorium kesabaran, di mana setiap debu dan kemacetan justru menempa mental seorang penuntut ilmu agar tidak mudah menyerah.”


Ia juga berpesan bahwa “Niat adalah kemudi, 12 tahun bisa terasa sebentar atau sangat lama, tergantung niat kita. Jangan hanya mengejar gelar dan ijazah, tapi kejarlah keberkahan dari para guru. Ijazah bisa melapuk, tapi sanad ilmulah yang akan menjaga jiwa. Jangan sia-siakan waktu selama berada di sini karena waktu kita terbatas. Kita adalah duta Al-Azhar, maka jagalah nama baik Al-Azhar, keluarga, KMA, almamater, atau afiliasi. Hindari perilaku yang tidak mencerminkan seorang azhari. Al-Azhar adalah Samudra: Jangan merasa cukup dengan bangku kuliah. Datangilah talaqqi di masjid-masjid, di majelis para ulama, karena di sanalah ruh Al-Azhar yang sesungguhnya berada.”

Tgk. Mustapa merupakan alumni Pondok Pesantren Darul Azhar, Aceh Tenggara. Ia juga merupakan penerima beasiswa Bait Zakat dari tahun 2016 – 2018 dan beasiswa Azhar Buuts dari tahun 2021 – 2026. Beliau menempuh pendidikan sarjananya di jurusan Syariah Islamiyah Universitas Al Azhar, dan tamat pada tahun 2018.

Alfu mubaarak, selamat kami ucapkan kepada Tgk. Mustapa Ahmad, Lc., M.A. yang telah menyelesaikan studi magisternya di Universitas Al-Azhar dengan predikat Mumtaz. Semoga ilmunya berkah dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Dan semoga momen ini bisa menjadi motivasi bagi rakan-rakan mahasiswa S2 asal Aceh untuk terus belajar dan berjuang menyelesaikan studinya agar mendapatkan hasil yang terbaik.” Tutur Tgk. Muzakki Adnan, Lc. Selaku ketua KMA.

“Alhamdulillah, suasana sidang berjalan lancar dan khidmat, meskipun cuaca terbilang ekstrem dengan kehadiran badai pasir di tanah Mesir. Sekali lagi kami ucapkan selamat kepada Tgk. Mustapa Ahmad. Semoga Allah anugerahi keberkahan dan kesuksesan di setiap langkah ke depan.” Lanjutnya.[]

Segenap kru Kmamesir.org mengucapkan selamat kepada abangda Tgk. Mustapa Ahmad atas pencapaiannya dalam menuntaskan studi magister. Semoga senantiasa diberi keberkahan dan kelancaran dalam perjalanan keilmuannya serta dilimpahkan kebermanfaatan kepada seluruh umat khususnya rakyat Aceh tercinta. 

Reporter:  Zahratul Mawaddah
Editor: Hafizul Aziz










Posting Komentar

Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir
To Top